Postingan

Menampilkan postingan dengan label MASJID

Hukum Serambi Masjid Apakah Termasuk Bagian Masjid ?

Gambar
HASIL KAJIAN BM NUSANTARA  (Tanya Jawab Hukum Online)  السلام عليكم و رحمة الله وبركاته DESKRIPSI: Sudah lumrah dan menjadi kebiasaan pada malam-malam Ramadhan diadakan tadarusan Al-Qur'an diberbagai Masjid. Termasuk juga Masjid yang ada di dekat rumah Badrun (nama samaran). Setiap malam pasti ada berbagai makanan ataupun cemilan serta minuman baik kopi ataupun teh yang disuguhkan bagi orang-orang yang ikut tadarusan di Masjid. Mereka makan dan minum di Masjid tersebut, baik di dalam ataupun di serambi Masjid. PERTANYAAN: Apakah serambi Masjid termasuk bagian Masjid? JAWABAN: Benar, dengan catatan serambi baik di depan atau mengelilinginya bersambung dengan Masjid. REFERENSI : المجموع شرح المهذب، الجزء ٦ الصحفة ٥٠٧ قَالَ الشَّافِعِيُّ يَصِحُّ الِاعْتِكَافُ فِي رِحَابِ الْمَسْجِدِ لِأَنَّهَا مِنْ الْمَسْجِدِ Artinya: Imam Syafi'i berkata sah hukumnya beritikaf di dalam bangunan yang disandarkan kepada masjid (baik menempel atau tidak) karena termasuk...

Hukum Makan Ataupun Minum Di Dalam Masjid Ataupun Di Serambi Masjid ?

Gambar
HASIL KAJIAN BM NUSANTARA  (Tanya Jawab Hukum Online)  السلام عليكم و رحمة الله وبركاته  DESKRIPSI: Sudah lumrah dan menjadi kebiasaan pada malam-malam Ramadhan diadakan tadarusan Al-Qur'an diberbagai Masjid. Termasuk juga Masjid yang ada di dekat rumah Badrun (nama samaran). Setiap malam pasti ada berbagai makanan ataupun cemilan serta minuman baik kopi ataupun teh yang disuguhkan bagi orang-orang yang ikut tadarusan di Masjid. Mereka makan dan minum di Masjid tersebut, baik di dalam ataupun di serambi Masjid. PERTANYAAN: Bagaimana hukum makan ataupun minum di dalam Masjid ataupun di serambi Masjid? JAWABAN: Hukumnya boleh, selama tidak mengotori masjid. REFERENSI: الفقه على المذاهب الأربعة، الجزء ١ الصحفة ٣٨١ الشافعية قالوا: اَلْأًكْلُ فِيْ المَسْجِدِ مُبَاحٌ مَا لَمْ يَتَرَتَّبْ عَلَيْهِ تَقْذِيْرُ اْلمَسْجِدِ كَأَكْلِ اْلعَسَلِ وَالّسَمْنِ وَكُلِّ مَا لَهُ دُسُوْمُهُ وَإِلَّا حَرُمَ لِأَنَِّ تَقْذِيْرَ اْلمَسْجِدِ بِشَيْءٍ مِنْ ذَلِكَ وَنَحْوِهِ حَرَاٌم وَ...

Hukum Menggunakan Wifi Masjid ?

Gambar
HASIL KAJIAN BM NUSANTARA  (Tanya Jawab Hukum Online)  السلام عليكم و رحمة الله وبركاته DESKRIPSI: Badrun ( nama samaran ) merupakan salah satu Takmir Masjid di Desanya. Agar supaya ramai yang sholat berjemaah di Masjid tersebut, terutama di Bulan Ramadhan ini, maka Badrun menyediakan fasilitas WiFi di Masjid agar para semakin banyak yang sholat tarawih dan tadarus di Masjid tersebut. Namun dalam biaya pemasangan dan biaya per-bulannya, Badrun menggunakan uang kas masjid yang diperoleh dari jama'ah sholat Jum'at setiap Jum'atnya dan juga uang Sumbangan untuk Masjid. Selain itu, para jama'ah sholat tarawih dan yang bertadarus juga sering mengecas HP-nya menggunakan listrik masjid tersebut. PERTANYAAN: Bagaimana hukumnya para jama'ah sholat tarawih atau orang yang bertadarus di Masjid tersebut menggunakan fasilitas WiFi yang disediakan di Masjid tersebut? JAWABAN: Tidak boleh karena hal itu termasuk kategori mentasorrufkan (mempergunakan) harta mili...

Hukum Mengunakan Fasilitas atau Harta milik Masjid, seperti WiFi dan Ngecas HP Menggunakan listrik Masjid, Wajibkah Menggantinya dengan Uang?

Gambar
HASIL KAJIAN BM NUSANTARA  (Tanya Jawab Hukum Online)  السلام عليكم و رحمة الله وبركاته DESKRIPSI: Badrun ( nama samaran ) merupakan salah satu Takmir Masjid di Desanya. Agar supaya ramai yang sholat berjemaah di Masjid tersebut, terutama di Bulan Ramadhan ini, maka Badrun menyediakan fasilitas WiFi di Masjid agar para semakin banyak yang sholat tarawih dan tadarus di Masjid tersebut. Namun dalam biaya pemasangan dan biaya per-bulannya, Badrun menggunakan uang kas masjid yang diperoleh dari jama'ah sholat Jum'at setiap Jum'atnya dan juga uang Sumbangan untuk Masjid. Selain itu, para jama'ah sholat tarawih dan yang bertadarus juga sering mengecas HP-nya menggunakan listrik masjid tersebut. PERTANYAAN: Jika Kita terlanjur mempergunakan fasilitas atau harta milik Masjid, seperti WiFi dan Ngecas HP menggunakan listrik Masjid, Apakah kita wajib menggantinya dengan uang dll? JAWABAN: Wajib mengembalikan qimah (biaya senilai listrik yang telah diambil) kepada pihak...

Hukum Mengecas Hp Di Masjid

Gambar
HASIL KAJIAN BM NUSANTARA  (Tanya Jawab Hukum Online)  السلام عليكم و رحمة الله وبركاته DESKRIPSI: Badrun ( nama samaran ) merupakan salah satu Takmir Masjid di Desanya. Agar supaya ramai yang sholat berjemaah di Masjid tersebut, terutama di Bulan Ramadhan ini, maka Badrun menyediakan fasilitas WiFi di Masjid agar para semakin banyak yang sholat tarawih dan tadarus di Masjid tersebut. Namun dalam biaya pemasangan dan biaya per-bulannya, Badrun menggunakan uang kas masjid yang diperoleh dari jama'ah sholat Jum'at setiap Jum'atnya dan juga uang Sumbangan untuk Masjid. Selain itu, para jama'ah sholat tarawih dan yang bertadarus juga sering mengecas HP-nya menggunakan listrik masjid tersebut. PERTANYAAN: Bagaimana hukumnya para jama'ah sholat tarawih atau orang yang bertadarus di Masjid tersebut mengecas HP-nya menggunakan listrik di Masjid tersebut ? JAWABAN: Tidak boleh (haram) hukumnya mengecas HP menggunakan listrik Masjid, karena hal tersebut sama halny...

Bolehkah Ruang Kosong Sisa Bangunan Lama Yang Dulunya Masuk Bagian Masjid Dijadikan Dapur Masjid ?

Gambar
HASIL KAJIAN BM NUSANTARA  (Tanya Jawab Hukum Online)  السلام عليكم و رحمة الله وبركاته DESKRIPSI: Disebuah desa ada renovasi masjid, maka sebagian panitia beransumsi bahwa tanah bongkaran buat pondasi tidak boleh dibuang sembarangan karena masih dihukumi masjid. Dan juga karena bentuk bangunan masjid baru lebih modern, sehingga banyak sisa ruang kosong bangunan lama yang tidak terpakai, maka panitia juga sepakat dijadikan dapur Masjid. PERTANYAAN: Bolehkah ruang kosong sisa bangunan lama yang dulunya masuk bagian Masjid dijadikan dapur Masjid? JAWABAN: Tidak boleh, apabila ruang kosong tersebut adalah sisa bangunan yang sebelumnya adalah masjid. Karena ruang kosong tersebut adalah hukumnya tetep sebagai masjid.  REFERENSI: حاشيتا قليوبى وعميرة, الجزء ٣ الصحفة ١٠٩ ﺗﻨﺒﻴﻪ : ﻻ ﻳﺠﻮﺯ ﺗﻐﻴﻴﺮ ﺷﻲء ﻣﻦ ﻋﻴﻦ اﻟﻮﻗﻒ، ﻭﻟﻮ ﻷﺭﻓﻊ ﻣﻨﻬﺎ ﻓﺈﻥ ﺷﺮﻁ اﻟﻮاﻗﻒ اﻟﻌﻤﻞ ﺑﺎﻟﻤﺼﻠﺤﺔ اﺗﺒﻊ ﺷﺮﻃﻪ، ﻭﻗﺎﻝ اﻟﺴﺒﻜﻲ ؛ ﻳﺠﻮﺯ ﺗﻐﻴﻴﺮ اﻟﻮﻗﻒ ﺑﺸﺮﻭﻁ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﻥ ﻻ ﻳﻐﻴﺮ ﻣﺴﻤﺎﻩ، ﻭﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻣﺼﻠﺤﺔ ﻟﻪ ﻛﺰﻳﺎﺩﺓ ﺭﻳﻌﻪ، ﻭﺃﻥ ﻻ ﺗﺰاﻝ ﻋﻴﻨﻪ...

Langkah Apa yang Terbaik untuk Ruang Kosong Sisa Bangunan Masjid Lama ?

Gambar
HASIL KAJIAN BM NUSANTARA  (Tanya Jawab Hukum Online)  السلام عليكم و رحمة الله وبركاته DESKRIPSI: Disebuah desa ada renovasi masjid, maka sebagian panitia berasumsi bahwa tanah bongkaran buat pondasi tidak boleh dibuang sembarangan karena masih dihukumi masjid. Dan juga karena bentuk bangunan masjid baru lebih modern, sehingga banyak sisa ruang kosong bangunan lama yang tidak terpakai. PERTANYAAN: Langkah apa yang terbaik untuk ruang kosong sisa bangunan masjid lama ? JAWABAN: Digunakan sebagai tempat barang-barang Masjid. والله أعلم بالصواب  و السلام عليكم ورحمة الله وبركاته   PENANYA Nama : Ummu Qultsum  Alamat : Konang Bangkalan Madura _______________________________ MUSYAWWIRIN : Member Group Telegram Tanya Jawab Hukum. PENASEHAT :  Habib Abdullah bin Idrus bin Agil (Tumpang Malang Jawa Timur) Habib Abdurrahman Al-Khirid (Kota Sampang Madura) PENGURUS : Ketua : Ust. Suhaimi Qusyairi (Ketapang Sampang Madura) Wakil : Ust. Zainullah A...

Pahala Sedekah Tetap Mengalir Walau Masjid Dirobohkan

Gambar
HASIL KAJIAN BM NUSANTARA  (Tanya Jawab Hukum Online)  السلام عليكم و رحمة الله وبركاته DESKRIPSI: Badrun ( nama samaran ) tinggal di sebuah Desa yang terdapat Masjid Jami' yang bagus dan megah. Akan tetapi karena penduduknya banyak sekali, sehingga ketika Sholat Jum'at, banyak yang Sholat di luar pagar, di terasnya Rumah Orang dan lain-lain. Nadhir dan ta'mir Masjid punya ide mau menambah luas Masjid sekaligus berlantai dua, supaya kalau Sholat Jum'at bisa memuat seluruh Jama'ah Sholat Jum'at yang biasa Sholat di Masjid tersebut. PERTANYAAN: Apakah pahala orang-orang yang pernah bershodaqoh pada Masjid yang telah dirombak tersebut tetap mengalir sampai hari kiamat? JAWABAN: Pahala orang yang bershodaqoh atau wakaf kepada Masjid tetap mengalir selama masjid masih memanfaatkan barang sedekah atau wakaf tersebut. Karenanya barang yang bisa dimanfaatkan oleh Masjid harus tetap dimanfaatkan. REFERENSI: {حاشية ﺇﻋﺎﻧﺔ ﺍﻟﻄﺎﻟﺒﻴﻦ ج ٣ ص ١٥٨-١٥٩} ‏( ﻗﻮﻟﻪ ﻷﻧﻪ ‏) ...

Hukum Membangun Masjid Saling Berdekatan Bolehkah?

Gambar
HASIL KAJIAN BM NUSANTARA  (Tanya Jawab Hukum Online) السلام عليكم ورحمة الله وبركاته   DESKRIPSI: Badrun (nama samaran) seseorang yang tinggal di dekat jalan Raya di Kota Besar. Di dekat Rumahnya berdiri dua Masjid yang saling berdekatan. Jaraknya pun hanya sekitar 50 Meter. Awalnya Masjid tersebut cuma satu, namun karena banyaknya jama'ah sholat Jum'at yang kebanyakan adalah orang-orang yang dalam perjalanan Sholat disitu, sehingga Masjid tersebut tidak muat. Maka dibangunlah Masjid baru yang jaraknya cuma 50 meter dari Masjid yang awal. PERTANYAAN: Bolehkah membangun Masjid yang jaraknya saling berdekatan sekitar 50 meter? JAWABAN: Pada dasarnya membangun beberapa Masjid di satu Desa atau Daerah hukumnya boleh, tidak ada hal yang melarang hal tersebut. Adapun membangun Masjid lagi dengan tujuan mengadakan pelaksanaan sholat Jum'at yang lain, maka menurut Madzhab syyafi'i harus memenuhi beberapa sebab yang membolehkan adanya ta'addudul Jum'...

Hukum Merombak Total Masjid

Gambar
  HASIL KAJIAN BM NUSANTARA  (Tanya Jawab Hukum Online)  السلام عليكم ورحمة الله وبركاته  DESKRIPSI: Badrun (nama samaran) tinggal di sebuah Desa yang terdapat Masjid Jami' yang bagus dan megah. Akan tetapi karena penduduknya banyak sekali, sehingga ketika Sholat Jum'at, banyak yang Sholat di luar pagar, di terasnya Rumah Orang dll. Nadhir dan ta'mir Masjid punya ide mau menambah luas Masjid sekaligus berlantai dua, supaya kalau Sholat Jum'at bisa memuat seluruh Jama'ah Sholat Jum'at yang biasa Sholat di Masjid tersebut. PERTANYAAN: Bagaimana hukumnya membongkar total Masjid tersebut? JAWABAN: Hukum membongkar total Masjid adalah boleh dengan dasar pertimbangan hajat / maslahah dan mendapat izin Pemerintah Daerah atau Pemerintah di lingkungan tersebut. REFERENSI: فتاوي الفقهية الكبري الجزء ٣ الصحفة ٢٦٤ وَسُئِلَ:  عَنْ نَقْضِ الْمَسْجِدِ وَتَوْسِيعِهِ هَلْ يَجُوزُ ؟ (فَأَجَابَ) بِقَوْلِهِ جَوَّزَهُ ابْنُ عُجَيْلٍ الْيَمَنِيُّ وَمَنَعَهُ الْأَصْبَحِيّ...